• Papan Nama Sekolah
  • header3

AHLAN WA SAHLAN di Website PAUDQu/TPQ/RTQ AL BUKHORI | Terima Kasih Kunjungannya... Semoga Anda Bahagia dan Diberkahi Allah Hari Ini...Cerdas Tangguh Kreatif Berakhlaqulkarimah

Pencarian

Kontak Kami


PAUDQu/TPQ/RTQ AL BUKHORI

NPSN : 70025779

Perum Griya Asri 2 Blok C RW 032 Ds. Sumber Jaya Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi


info@albukhoriga2tambun.sch.id

TLP : 081298470992


          

Prestasi Siswa

Banner

Statistik


Total Hits : 275790
Pengunjung : 126881
Hari ini : 15
Hits hari ini : 38
Member Online : 0
IP : 216.73.216.66
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

KOMUNIKASI AMPUH




Sebagai seorang guru, satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menjalin komunikasi dengan anak-anak didik.  Komunikasi yang tepat dapat menimbulkan dampak positif, begitu juga sebaliknya.  Untuk itu perlulah seorang guru memperbaiki kemampuan komunikasi dirinya dengan banyak mempelajari dan berlatih bagaimana cara berkomunikasi yang ampuh.

Perhatikan asosiasi yang tercipta saat anda membaca teks berikut:

“Anak-anak, jangan mengobrol lagi dan jangan melakukan hal lain.  Kalian sudah tahu kan, pelajaran ini makin lama makin sulit.  Isinya sangat membingungkan. Untuk mendapatkan nilai C saja, kebanyakan dari kalian pasti harus bersusah payah .  Jadi, kalau ingin mendapatkan nilai lebih dari C, kalian harus siap-siap belajar lebih giat lagi.”

 

“Sekarang, Ibu ingin kalian mengeluarkan pekerjaan rumah kemarin lalu kumpulkan kemari.” (Setelah melihat pekerjaan rumah itu...) “Ibu lihat, kalian masih belum bisa mengerjakan dengan benar. Rupanya Ibu harus mengajarkan lagi bagian ini.”

 

“Hari ini kalian boleh pilih: kita bisa terus bersusah payah mempelajari bahan-bahan ini dengan penjelasan dari Ibu, atau kalian dapat mencoba memahaminya sendiri dengan membacanya. Kalian harus ingat, banyak yang tidak lulus pada bagian berikut karena bahannya memang sangat sulit.”

 

Bandingkan kalimat yang di atas dengan kalimat di bawah ini:

“Selamat pagi anak-anak. Silakan duduk dan pusatkanlah perhatian kalian. Kita memasuki bagian materi pelajaran yang paling menantang.  Ibu tahu kalian pasti mampu memahaminya dengan baik.  Ketahuilah, siswa-siswa seperti kalian sudah berhasil dalam bagian ini, terutama kalau mau aktif bertanya atau berpartisipasi.”

 

“Marilah kita mulai dengan melihat Pekerjaan Rumah kalian kemarin.  Silakan keluarkan kemudian oper kepada teman di sebelah kananmu.” (Setelah mengumpulkan dan melihat hasil PR...)  ‘Tampaknya kita perlu mengulang konsep kemarin dengan cepat.  Ibu benar tidak?” (Jeda)  “Bagus. Keluarkan catatan kalian dan mmari kita ulang dengan menggunakan contoh kemarin.”

 

Dengan melihat perbedaan besar antara kedua contoh di atas, berarti komunikasi ampuh dapat dilakukan dengan mudah dan disengaja.  Dengan setiap interaksi yang anda lakukan di kelas , cara anda menyampaikan sesuatu sama pentingnya dengan perkataan Anda, bahkan mungkin lebih penting. 

Ketika Anda mengajar, memberikan petunjuk, menata konteks, atau memberikan umpan balik, ingatlah empat prinsip ini:

  • Munculkan Kesan
  • Arahkan Fokus
  • Inklusif (bersifat mengajak)
  • Spesifik (bersifat tepat sasaran)

Berkaitan dengan empat prinsip di atas akan dipaparkan pada tulisan mrendatang.......

 

Perjuangan Tanpa Batas

 

Dikutip dari buku “Quantum Teaching”

Penulis: Bobbi DePorter




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas